Membaca artikel dari seseorang , saya merasa tertarik untuk menshare
artikel ini , karena saya rasa artikel ini sangat bermanfaat bagi kita
semua . Yuk mulai membaca .
Film horor yang melibatkan hantu
pasti nggak ada matinye… penonton di bioskop penuh sesak ingin menonton
film-film bergenre horor ini. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh sineas
film untuk mengeksplor lebih jauh pembuatan film bertema hantu bahkan
sisi feminitas hantu sudah mulai kelewat batas. Realitanya, benarkah
hantu itu ada?
Waktu SMU dulu ada guru fisika yang mengatakan
bahwa hantu itu terbuat dari kumpulan cahaya yang membentuk sesuatu yang
kita kenali. Saya rasa ini adalah teori hantu yang pertama, dimana
hantu sebenarnya cahaya yang menyerupai sesuatu. Bisakah kita mengenali
hantu dengan bentuk yang tidak kita kenal? tentunya tidak mungkin khan….
Nah ini adalah dasar pijakan teori yang kedua bahwa hantu itu sesuai
dengan apa yang kita persepsikan, misal cahaya itu kita persepsikan
menyerupai benda yang sering kita kenal yang selama ini dalam keadaan
normal (tidak dalam suasana tertentu yang sering identik dengan
penampakan hantu). Ada seorang profesor di Amerika yang mengatakan orang
akan menemui Alien ketika dalam keadaan REM (Rapid Eye Movement) yaitu
keadaan kita setengah tertidur. Ini sangat mengelitik pikiran saya
dimana kita mungkin bisa menerapkan metode yang sama untuk penampakan
hantu.
Apa yang ada dalam pikiran kita jika membayangkan hantu?
kain putih panjang diikat ujung atasnya, wajah mulai rusak dan jalannya
loncat-loncat… you know this? ya hantu pocong, kebanyakan orang
Indonesia membayangkan hal yang ini walaupun ada juga jenis lainnya
(ini yang paling populer). Bagaimana dengan di Eropa? apakah mereka
memikirkan hal seperti ini juga jika membayangkan hantu? tentu tidak
pakaian khas Eropa kuno baju putih tentunya dan melayang… kok ga
loncat-loncat? disana hantu nggak ada yang diikat kakinya hehehe…. Ini
sedikit bukti bahwa bayangan kita terhadap hantu bersifat lokal tidak
secara global orang memikirkan hal yang sama. Ini bukti kuat bahwa hantu
adalah sesuatu yang eksis… setidaknya untuk masalah
penampakan-penampakan.
Orang setengah tertidur atau setengah
sadar akan mengalami berbagai hal atau setidaknya mendapat pengalaman
yang tidak biasa, misal bertemu hantu itu tadi. Teman kuliah saya pernah
mengalami, ketika dia hendak tidur dia melihat dipojokan kamar ada
sesosok perempuan yang melayang… takut luar biasa yang dia rasakan
ketika itu. Saya menganalisa mungkin saja dia sedang mengalami REM dan
seolah-olah dia mendapat pengalaman bertemu hantu. Memang teman saya itu
orangnya suka begadang dan jadwal tidur tidak teratur, mungkin saja ini
yang membuat dia mengalami “REM yang luar biasa”, REM ini sebuah
tahapan tidur, ada yang sebentar ada juga yang panjang karena kebiasaan
tidur yang jelek. REM tidak selamanya membuat orang mendapat pengalaman
seperti diatas.
Jadi teori yang ketiga adalah “Hantu itu
terbentuk dari sekumpulan energi (cahaya) yang menyerupai apa yang kita
persepsikan dan biasanya dialami oleh orang yang sedang dalam tahap
tidur REM yang panjang”
Berarti hantu itu tidak ada…. only on your dream :)
Kenyataannya ada juga orang yang mengalami sadar penuh tapi mendengar
atau merasa diawasi oleh hantu…. nah ini mungkin juga persepsi kita
terhadap suara dan perasa kita… who knows….
Ada masukan lain yang menarik , yaitu commentar seseorang pada artikel ini .
"Numpang comment mas..
Adakah yang namanya hantu?
Tergantung dari apa yang dimaksud dengan term “hantu itu tadi”. Kalo
yang dimaksud adalah arwah penasaran dari orang yang meninggal secara
“tidak wajar”, maka hantu itu tidak ada. Karena roh manusia yang sudah
mati, menempati alam tersendiri (alam barzakh/alam kubur). Di alam ini
ruh tidak bisa kemana-mana karena masih punya tanggung jawab
sendiri-sendiri. Sebagian di antara mereka ada yang mendapatkan siksa
kubur, dan sebagian yang lain mendapat nikmat kubur, tergantung dari
amalan mereka selama hidup di dunia.
Yang kedua, bila yang
dimaksud adalah makhluk halus, atau makhluk yang tidak bisa diindera
dengan mata manusia, maka yang namanya “hantu” itu benar adanya. Atau
lebih tepat menggunakan nama “jin”. Jin adalah salah satu makhluk yang
telah Allah subhanahu wa ta’ala ciptakan dengan hikmah-Nya. Jin memiliki
karakteristik yang berbeda dengan manusia, diantaranya, jin tidak dapat
terlihat oleh manusia, tapi mereka dapat melihat manusia. Jin dapat
berubah wujud dalam bentuk yang diinginkannya dengan ijin Allah. Jin
dapat menampakkan dirinya dalam pandangan manusia. Namun penampakan jin
kepada manusia bukan dalam bentuk aslinya, tapi hanya perupaan lain,
sesuai dengan apa yang ada dalam benak manusia. Makanya orang Indonesia
ada melihat penampakan jin dalam bentuk pocong. Orang lain bisa pula
melihat dalam bentuk lainnya.
Apa maksud jin menampakkan dirinya dalam bentuk seperti itu?
Ini adalah ulah jin-jin jahat alias syaithan sebagai bala tentara iblis
la’natullah, untuk menggiring manusia kepada perbuatan syirik. Dengan
munculnya jin-jin jahat dalam bentuk seperti itu, akan muncul ketakutan
pada diri manusia. Dan muncul anggapan-anggapan roh-roh leluhur sedang
marah dan minta persembahan untuk menghilangkan kemarahan. Maka
disajikanlah sesaji-sesaji di tempat-tempat muncul jin-jin itu tadi yang
kemudian dianggap sebagai tempat keramat. Dan sukses-lah apa yang
dimaukan iblis melalui bala tentaranya dari kalangan jin untuk
menggiring manusia kepada kesyirikan. Wallahu’alam".
Dan ini komentar yang menarik pula
"maybe , , ,
hantu sih gak ada bro, tapi kalau seTan khan ad. . . hehehe"
Kesimpulan dari Artikel
-Dari Landasan Teori yang ada dapat kita simpulkan bahwa “Hantu itu
terbentuk dari sekumpulan energi (cahaya) yang menyerupai apa yang kita
persepsikan dan biasanya dialami oleh orang yang sedang dalam tahap
tidur REM yang panjang"Berarti hantu itu tidak ada…. only on your dream
:)
Kesimpulan dari Commentar I
-Manusia yang telah
meninggal pasti tidak akan dapat bangkit kembali sebab arwah nya berada
pada alam lain (Alam Barzakh) ,yang disana mereka memiliki kewajiban /
tanggung jawab sendiri , sehingga arwahnya tidak akan kemana mana .
-Hantu yang dimaksud manusia (yang dapat di Indera) lebih tepatnya
adalah jin ,sebab jin memiliki sifat yang berbeda dengan manusia .
-Jin yang dapat dilihat manusia merupakan jin syaitan yaitu tentara iblis la'natullah yang dapat menyesatkan manusia
Kesimpulan dari Commentar II
-Hantu gak ada kalo setan ada , sebab setan adalah sifat . Sehingga
dikatakan setan ada karena setan dapat berwujud manusia maupun Jin :)
Dari ketiga kesimpulan diatas , dapat kita simpulkan bahwa sebenarnya
Hantu merupakan angan angan kita belaka , apabila kita dapat melihatnya
,berarti kita melihat jin yang dapat menyesatkan kita . Kita mempercayai
hal goib bukan berarti mengagumi , akan tetapi untuk dipelajari .
Makanya saya pernah mendengar ada seseorang yang melatih SQ (Spiritual
Quotient) dengan berjalan di kuburan malam - malam , dengan bermaksud
menantang dirinya,apakah dia takut dengan Jin ataukah dengan Allah ?
Baca juga artikel ini : http://indocropcircles.wordpress.com/2011/10/20/hantu-menurut-ilmu-pengetahuan-dapat-terlihat-jika-otak-terkena-frekuensi-sangat-rendah/